● online
CANTHAXANTIN
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Feed Color |
CANTHAXANTIN

CANTHAXANTHIN 10% – LEADER RED
Kondisi: Baru
Nama Produk: Leader Red
Jenis Produk: Feed Additive – Pigmen Karotenoid
Kandungan Bahan Aktif: Canthaxanthin minimum 10%
Konsentrasi: Minimum 100 g/kg
Rumus Kimia: C₄₀H₅₂O₂
CAS Number: 514-78-3
Asal Produk: China
Fungsi Utama: Pigmentasi kuning telur dan kulit unggas.
Canthaxanthin 10% merupakan bahan tambahan pakan ternak berupa pigmen karotenoid merah-oranye yang digunakan untuk meningkatkan intensitas dan keseragaman warna produk unggas.
Canthaxanthin termasuk kelompok xanthophyll, yaitu karotenoid yang mengandung oksigen dan memiliki kemampuan menghasilkan pigmentasi merah hingga oranye pada jaringan tertentu.
Dalam industri peternakan, Canthaxanthin banyak digunakan dalam formulasi pakan ayam petelur dan ayam broiler untuk membantu menghasilkan warna kuning telur yang lebih oranye serta mendukung pigmentasi kulit ayam.
Produk Leader Red mengandung Canthaxanthin minimum 10% dan diformulasikan sebagai bahan tambahan pigmentasi pada pakan ternak.
Penggunaan Canthaxanthin sering dikombinasikan dengan sumber pigmen kuning, seperti lutein dan zeaxanthin, untuk menghasilkan keseimbangan warna kuning-oranye sesuai kebutuhan pasar.
Fungsi Utamanya
1. Meningkatkan Intensitas Warna Kuning Telur
Canthaxanthin membantu menghasilkan pigmentasi kuning telur dengan nuansa oranye hingga oranye kemerahan.
Pigmen yang diserap dari pakan akan diangkut melalui sistem metabolisme dan didepositkan ke dalam kuning telur selama proses pembentukannya.
Intensitas warna dipengaruhi oleh dosis, kandungan pigmen lain dalam ransum, kondisi ayam, dan lama pemberian.
2. Menghasilkan Warna Kuning Telur yang Lebih Menarik
Canthaxanthin dapat digunakan untuk menyesuaikan warna kuning telur dengan preferensi konsumen.
Pada pasar yang menyukai kuning telur berwarna oranye pekat, kombinasi pigmen kuning dan merah dapat membantu mencapai target pigmentasi.
Warna kuning telur yang lebih pekat tidak secara otomatis menunjukkan kandungan nutrisi telur yang lebih tinggi.
3. Mendukung Keseragaman Warna Kuning Telur
Penggunaan Canthaxanthin dalam formulasi pakan secara konsisten dapat membantu mengurangi variasi pigmentasi yang disebabkan oleh perubahan sumber bahan baku.
Keseragaman warna juga dipengaruhi oleh homogenitas pencampuran pakan, konsumsi pakan, dan kesehatan ayam.
4. Mendukung Pigmentasi Kulit Ayam Broiler
Canthaxanthin dapat terdeposit pada kulit dan jaringan lemak unggas sehingga membantu pembentukan warna kekuningan hingga oranye sesuai kombinasi pigmen dalam pakan.
Penggunaannya bermanfaat pada pasar yang menghendaki penampilan karkas ayam dengan pigmentasi tertentu.
5. Membantu Mengatur Kombinasi Pigmen Kuning dan Merah
Canthaxanthin merupakan sumber pigmen merah-oranye.
Dalam formulasi pakan, bahan ini dapat dikombinasikan dengan pigmen kuning seperti lutein dan zeaxanthin.
Perbandingan kedua kelompok pigmen memengaruhi nuansa akhir warna kuning telur.
6. Bahan Tambahan Formulasi Premix
Canthaxanthin 10% dapat digunakan sebagai komponen formulasi premix pigmentasi unggas.
Penggunaan melalui premix membantu mendistribusikan pigmen secara merata sebelum dicampurkan ke dalam pakan jadi.
7. Mendukung Konsistensi Kualitas Penampilan Produk
Pigmentasi merupakan salah satu parameter visual yang diperhatikan konsumen pada produk unggas.
Dengan formulasi yang tepat, Canthaxanthin membantu produsen pakan mengendalikan target warna kuning telur dan kulit ayam secara lebih konsisten.
8. Aplikasi pada Akuakultur Tertentu
Canthaxanthin juga dapat digunakan sebagai pigmen pada formulasi pakan ikan tertentu, termasuk salmon dan trout, sesuai spesifikasi produk dan peraturan yang berlaku.
Efektivitasnya bergantung pada spesies, tingkat penyerapan, deposisi pigmen, serta komposisi pakan.
Cara Kerja Canthaxanthin
Canthaxanthin bekerja melalui proses penyerapan dan deposisi pigmen dalam tubuh.
Tahap 1 – Konsumsi Pakan
Canthaxanthin masuk ke dalam tubuh melalui pakan yang dikonsumsi ternak.
Tahap 2 – Penyerapan Pigmen
Pigmen diserap melalui sistem pencernaan. Proses penyerapan dipengaruhi oleh kondisi pencernaan dan komposisi lemak dalam pakan.
Tahap 3 – Transportasi Pigmen
Canthaxanthin yang diserap diangkut melalui sistem transportasi lipid menuju jaringan tubuh.
Tahap 4 – Deposisi Pigmen
Pada ayam petelur, sebagian pigmen terdeposit pada kuning telur.
Pada ayam broiler, pigmen dapat terdeposit pada kulit dan jaringan lemak.
Tahap 5 – Pembentukan Warna
Akumulasi pigmen menghasilkan perubahan intensitas dan nuansa warna sesuai kadar pigmen yang tersedia serta kemampuan deposisi masing-masing ternak.
Contoh Dosis Penggunaan
Sebagai referensi, distributor Leader Red di Indonesia mencantumkan kisaran penggunaan berikut:
Jenis Ternak Dosis Produk
Ayam petelur (Layer) 25–75 gram/ton pakan
Ayam pedaging (Broiler) 25–75 gram/ton pakan
Salmon, Trout, dan Udang 25–125 gram/ton pakan
Catatan: Dosis tersebut merupakan informasi produk dari distributor, bukan rekomendasi universal. Penggunaan aktual harus memperhatikan target pigmentasi, ketentuan hukum yang berlaku, batas keamanan Canthaxanthin total, dan kontribusi pigmen dari bahan tambahan lainnya.
Simulasi Perhitungan Canthaxanthin 10%
Apabila produk mengandung 10% Canthaxanthin aktif:
1 kg produk mengandung:
Canthaxanthin aktif = 1.000 gram × 10%
= 100 gram Canthaxanthin aktif.
Artinya, setiap 1 gram produk mengandung sekitar 100 mg Canthaxanthin aktif.
Contoh Formulasi Pakan Layer
Misalnya penggunaan Leader Red sebesar 50 gram per ton pakan.
Jumlah Canthaxanthin aktif:
= 50 gram × 10%
= 5 gram Canthaxanthin aktif.
Konsentrasi dalam 1 ton pakan:
= 5.000 mg ÷ 1.000 kg
= 5 mg/kg atau 5 ppm Canthaxanthin aktif.
Contoh Penggunaan untuk Produksi 100 kg Pakan
Apabila formulasi menggunakan 50 gram Leader Red per ton pakan:
Kebutuhan untuk 100 kg pakan:
= (100 ÷ 1.000) × 50 gram
= 5 gram Leader Red.
Kandungan Canthaxanthin aktif:
= 5 gram × 10%
= 0,5 gram atau 500 mg.
Konsentrasi dalam pakan tetap sebesar 5 ppm.
Simulasi tersebut bertujuan menjelaskan perhitungan kadar bahan aktif, bukan menetapkan dosis optimal untuk semua kondisi pemeliharaan.
Perbedaan Canthaxanthin dan Xanthophyll Kuning
Canthaxanthin 10%
Menghasilkan kontribusi pigmentasi merah-oranye.
Digunakan untuk meningkatkan nuansa oranye pada kuning telur.
Dapat mendukung pigmentasi kulit unggas.
Memiliki kandungan pigmen aktif 10% pada produk Leader Red.
Xanthophyll Kuning
Umumnya mengandung pigmen kuning seperti lutein dan zeaxanthin.
Memberikan kontribusi pigmentasi kuning.
Digunakan untuk membantu meningkatkan warna kuning telur dan jaringan unggas.
Kadar pigmen aktif bergantung pada spesifikasi produk.
Kombinasi Pigmen Kuning dan Merah
Penggabungan sumber xanthophyll kuning dan Canthaxanthin dapat digunakan untuk mengatur intensitas dan nuansa kuning telur.
Formulasi harus mempertimbangkan kontribusi karotenoid dari jagung kuning, corn gluten meal, dan bahan baku lainnya.
Yang Perlu Diperhatikan
1. Dosis dan Batas Keamanan
Canthaxanthin memiliki batas penggunaan yang perlu diperhatikan.
Penambahan berlebihan tidak selalu menghasilkan peningkatan pigmentasi yang sebanding dan dapat meningkatkan paparan residu pada produk ternak.
2. Kandungan Bahan Aktif
Gunakan hasil Certificate of Analysis (COA) untuk memastikan kadar Canthaxanthin aktual.
3. Homogenitas Pencampuran
Karena jumlah penggunaannya relatif kecil, Canthaxanthin sebaiknya dicampurkan melalui proses premixing agar terdistribusi merata dalam pakan.
4. Stabilitas Pigmen
Pigmen karotenoid dapat mengalami degradasi akibat cahaya, oksigen, panas, dan penyimpanan yang tidak sesuai.
Simpan produk dalam kemasan tertutup rapat, di tempat sejuk dan kering.
5. Kombinasi dengan Pigmen Lain
Perhitungkan seluruh sumber pigmen dalam ransum untuk mencapai target warna secara efisien.
6. Evaluasi Warna Kuning Telur
Gunakan Roche Yolk Color Fan (RYCF) atau instrumen pengukuran warna yang sesuai untuk mengevaluasi hasil pigmentasi.
7. Bukan Pewarna Kerabang Telur
Canthaxanthin digunakan untuk memengaruhi pigmentasi kuning telur dan jaringan tertentu, bukan untuk meningkatkan warna cokelat atau merah pada kerabang telur.
8. Keamanan dan Legalitas Produk
Pastikan produk memenuhi ketentuan penggunaan bahan tambahan pakan yang berlaku serta memiliki dokumen mutu dan perizinan yang sesuai.
Hindari menghirup debu dan gunakan alat pelindung diri ketika melakukan penimbangan atau pencampuran.
Aplikasi Penggunaan
1. Ayam Petelur (Layer)
Meningkatkan intensitas pigmentasi kuning telur, khususnya untuk menghasilkan warna oranye sesuai target pasar.
2. Ayam Broiler
Mendukung pigmentasi kulit dan jaringan lemak sesuai karakteristik ayam serta kebutuhan pasar.
3. Industri Premix
Sebagai bahan tambahan pigmen dalam formulasi premix khusus ayam petelur dan ayam pedaging.
4. Industri Pakan Akuakultur
Dapat digunakan dalam formulasi pigmentasi pada spesies tertentu, seperti salmon dan trout, apabila sesuai dengan spesifikasi produk dan peraturan yang berlaku.
Kesimpulan
Canthaxanthin 10% – Leader Red merupakan bahan tambahan pakan berupa pigmen karotenoid merah-oranye yang digunakan dalam formulasi pakan dan premix.
Penggunaan dengan dosis tepat dapat membantu meningkatkan intensitas dan keseragaman warna kuning telur serta mendukung pigmentasi kulit unggas.
Kombinasi Canthaxanthin dengan sumber xanthophyll kuning memungkinkan produsen pakan mengatur target pigmentasi sesuai preferensi pasar.
CANTHAXANTHIN 10% – Pigmen Merah-Oranye untuk Kuning Telur Lebih Menarik dan Pigmentasi Unggas Lebih Konsisten.
CANTHAXANTIN
| Berat | 300 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 781 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
XANTHOPHYLL – PIGMEN ALAMI PAKAN TERNAK Kondisi: Baru Jenis Produk: Feed Additive – Pigmentasi Pakan Ternak Bahan Aktif: Xanthophyll (Kelompok Karotenoid) Kandungan: Diduga 2% — perlu konfirmasi COA Fungsi Utama: Meningkatkan intensitas warna kuning hingga kuning-oranye pada kuning telur dan membantu pigmentasi kulit unggas. Xanthophyll adalah kelompok pigmen karotenoid yang memberikan warna kuning hingga… selengkapnya
*Harga Hubungi CS

Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.