● online
DEXTROSE ANHYDROUS
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Feed Additives |
DEXTROSE ANHYDROUS

DEXTROSE ANHYDROUS
Berat: 25,00 kilogram
Kondisi: Baru
Produsen: Qinhuangdao Lihua Starch Co., Ltd. – China
Rumus Kimia: C₆H₁₂O₆
Berat Molekul: 180,16 g/mol
CAS Number: 50-99-7
Dextrose Anhydrous adalah glukosa murni dalam bentuk anhidrat (tanpa air kristal), berupa serbuk atau kristal putih dengan rasa manis dan mudah larut dalam air.
Dextrose Anhydrous merupakan sumber karbohidrat sederhana yang dapat dimanfaatkan tubuh sebagai sumber energi melalui metabolisme glukosa.
Dalam industri peternakan, Dextrose Anhydrous dapat digunakan sebagai bahan tambahan formulasi pakan, premix, suplemen energi, dan produk nutrisi ternak.
Berbeda dengan Dextrose Monohydrate yang mengandung satu molekul air kristal, Dextrose Anhydrous tidak memiliki air kristal sehingga memberikan kandungan glukosa lebih tinggi pada berat bahan yang sama, dengan asumsi tingkat kemurnian yang setara.
Fungsi Utamanya:
1. Sumber Energi Cepat
Dextrose merupakan glukosa sederhana yang dapat dimanfaatkan secara langsung oleh sel tubuh untuk menghasilkan energi (ATP). Membantu menyediakan energi tambahan bagi ternak sesuai kebutuhan nutrisinya.
2. Mendukung Pemulihan Kondisi Ternak
Dextrose dapat menjadi sumber energi tambahan dalam formulasi suplemen untuk ternak yang mengalami peningkatan kebutuhan energi, misalnya setelah transportasi atau dalam masa pemulihan.
Penggunaan harus memperhatikan kondisi kesehatan, kebutuhan cairan, dan keseimbangan nutrisi ternak.
3. Mendukung Metabolisme Tubuh
Glukosa merupakan salah satu bahan bakar utama dalam proses metabolisme sel. Energi yang dihasilkan digunakan untuk mendukung aktivitas fisiologis, fungsi jaringan tubuh, dan berbagai proses metabolisme.
4. Mendukung Pertumbuhan dan Produktivitas
Dextrose dapat berkontribusi terhadap pemenuhan kebutuhan energi dalam formulasi pakan. Pertumbuhan dan produktivitas ternak tetap bergantung pada keseimbangan seluruh nutrisi, termasuk protein, asam amino, lemak, vitamin, dan mineral.
5. Bahan Tambahan Formulasi Premix
Dextrose Anhydrous dapat digunakan sebagai bahan pengisi (diluent) atau pembawa (carrier) pada formulasi premix tertentu.
Penggunaannya perlu mempertimbangkan karakteristik fisik bahan, homogenitas pencampuran, kelembapan, serta kompatibilitas dengan vitamin, mineral, enzim, dan bahan aktif lainnya.
6. Mudah Larut dalam Air
Dextrose Anhydrous memiliki kelarutan yang baik sehingga dapat digunakan dalam formulasi suplemen cair maupun produk nutrisi yang diberikan melalui air minum ternak, apabila spesifikasi mutu produk sesuai.
Konsentrasi pemakaian harus diperhitungkan agar tidak menimbulkan gangguan pencernaan atau ketidakseimbangan osmotik.
7. Sumber Glukosa dengan Konsentrasi Lebih Tinggi
Dextrose Anhydrous tidak mengandung air kristal, sehingga memiliki kandungan glukosa teoritis lebih tinggi dibandingkan Dextrose Monohydrate.
Hal ini dapat menjadi pertimbangan dalam formulasi produk yang membutuhkan konsentrasi glukosa tinggi atau pembatasan kandungan air bahan.
Yang Perlu Diperhatikan:
1. Dosis Penggunaan
Dosis Dextrose Anhydrous harus disesuaikan dengan jenis ternak, umur, kondisi fisiologis, kebutuhan energi, dan tujuan penggunaan.
Pemberian berlebihan berpotensi menyebabkan gangguan keseimbangan nutrisi dan pencernaan.
2. Kualitas dan Kemurnian Bahan
Gunakan produk yang spesifikasi dan keamanannya sesuai untuk bahan pakan ternak.
Pastikan tersedia Certificate of Analysis (COA) untuk memeriksa kadar dextrose, kadar air, dan parameter mutu lainnya.
3. Penyimpanan
Simpan produk dalam kemasan tertutup rapat, di tempat sejuk, kering, bersih, dan terlindung dari kelembapan.
Hindari paparan air dan kontaminasi selama penyimpanan maupun proses produksi.
4. Penggunaan dalam Air Minum
Gunakan air bersih dan perhatikan konsentrasi larutan. Larutan dextrose yang telah dibuat sebaiknya digunakan dalam kondisi segar untuk mengurangi risiko pertumbuhan mikroorganisme.
5. Penggunaan dalam Premix
Perhatikan homogenitas campuran, distribusi ukuran partikel, kadar air, dan stabilitas bahan aktif agar kualitas premix tetap terjaga.
Perbedaan Dextrose Anhydrous dan Dextrose Monohydrate
Dextrose Anhydrous
Rumus kimia: C₆H₁₂O₆
Berat molekul: 180,16 g/mol
Tidak mengandung air kristal.
Kandungan glukosa teoritis: 100% pada bahan murni.
Cocok untuk formulasi yang membutuhkan sumber glukosa dengan kandungan air rendah.
Dextrose Monohydrate
Rumus kimia: C₆H₁₂O₆·H₂O
Berat molekul: 198,17 g/mol
Mengandung satu molekul air kristal.
Kandungan glukosa teoritis: sekitar 90,9% berdasarkan berat senyawa murni.
Dapat digunakan sebagai sumber energi pada berbagai formulasi nutrisi.
Dengan tingkat kemurnian setara, setiap 1 kg Dextrose Anhydrous memberikan jumlah glukosa yang secara teoritis setara dengan sekitar 1,10 kg Dextrose Monohydrate.
Aplikasi Penggunaan:
Dextrose Anhydrous dapat digunakan dalam formulasi nutrisi untuk:
Unggas: Ayam broiler, ayam petelur, ayam kampung, dan bebek.
Babi: Bahan sumber energi tambahan sesuai kebutuhan formulasi.
Sapi: Komponen formulasi suplemen energi tertentu.
Kambing dan Domba: Bahan tambahan pada formulasi nutrisi.
Ikan dan Udang: Sumber karbohidrat dalam formulasi tertentu dengan memperhatikan kemampuan pemanfaatan glukosa masing-masing spesies.
Premix dan Suplemen Ternak: Bahan pembawa, pengisi, atau sumber energi sesuai kebutuhan produk.
Kesimpulan:
Dextrose Anhydrous adalah sumber glukosa tanpa air kristal yang mudah larut dan dapat digunakan sebagai bahan tambahan dalam berbagai formulasi nutrisi ternak.
Kandungan glukosanya yang lebih tinggi dibandingkan bentuk monohidrat menjadikannya salah satu pilihan bahan baku untuk formulasi premix dan suplemen energi.
Penggunaan yang tepat, mutu bahan yang terjamin, serta formulasi yang seimbang merupakan faktor penting untuk memperoleh hasil optimal.
DEXTROSE ANHYDROUS – Sumber Glukosa Berkonsentrasi Tinggi untuk Mendukung Energi dan Nutrisi Ternak.
DEXTROSE ANHYDROUS
| Berat | 300 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 425 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
CMC – SODIUM CARBOXYMETHYL CELLULOSE PELLET BINDER | THICKENER | STABILIZER Meningkatkan Kualitas Fisik Pelet, Mengurangi Fines, dan Mendukung Efisiensi Produksi Pakan CMC (Sodium Carboxymethyl Cellulose) merupakan bahan turunan selulosa yang larut dalam air dan memiliki kemampuan membentuk larutan kental. Dalam industri pakan ternak, CMC dengan spesifikasi yang sesuai dapat digunakan sebagai bahan pengikat (binder)… selengkapnya
*Harga Hubungi CSCJ BIO BEST AMINO™ – L-LYSINE HCl 99% ESSENTIAL AMINO ACID | PROTEIN SYNTHESIS | FEED ADDITIVE Mendukung Pertumbuhan, Pembentukan Protein Otot, dan Efisiensi Nutrisi Ternak BEST AMINO™ L-LYSINE HCl merupakan bahan tambahan pakan yang mengandung asam amino esensial L-Lysine Monohydrochloride dengan kemurnian minimum 99%. Produk ini diproduksi oleh PT Cheil Jedang Indonesia, menggunakan… selengkapnya
*Harga Hubungi CSDEXTROSE MONOHYDRATE Berat: 25.00 kilogram Kondisi: Baru Produsen: Lihua Starch – China Rumus Kimia: C₆H₁₂O₆·H₂O Dextrose Monohydrate (glukosa monohidrat) adalah karbohidrat sederhana berupa gula glukosa yang mudah larut dalam air dan dapat diserap serta dimanfaatkan dengan cepat oleh tubuh sebagai sumber energi. Dalam bidang peternakan, Dextrose Monohydrate digunakan sebagai sumber energi tambahan dalam formulasi pakan,… selengkapnya
*Harga Hubungi CSLIHUA MALTODEXTRIN CARBOHYDRATE SOURCE | CARRIER | BULKING AGENT Bahan Pembawa dan Sumber Karbohidrat untuk Mendukung Formulasi Premix dan Pakan Ternak LIHUA MALTODEXTRIN merupakan produk olahan pati dari Qinhuangdao Lihua Starch Co., Ltd., China. Maltodextrin dihasilkan melalui proses hidrolisis parsial pati, umumnya dari jagung atau sumber pati lainnya. Produk ini berbentuk serbuk berwarna putih hingga… selengkapnya
*Harga Hubungi CSBETAINE – SUNWIN FEED ADDITIVE | OSMOREGULATOR | METHYL DONOR Membantu Mengurangi Stres Panas, Mendukung Metabolisme, dan Meningkatkan Efisiensi Nutrisi Ternak BETAINE SUNWIN merupakan bahan tambahan pakan (feed additive) yang berfungsi sebagai osmolyte dan donor gugus metil (methyl donor). Betaine membantu menjaga keseimbangan cairan di dalam sel, mendukung metabolisme nutrisi, serta berpotensi meningkatkan performa… selengkapnya
*Harga Hubungi CSBERGAFAT® HTL-306 LECITHINATED FAT POWDER | ENERGY SUPPLEMENT | FEED ADDITIVE Sumber Energi Lemak Nabati untuk Mendukung Pertumbuhan dan Efisiensi Pakan Ternak BERGAFAT® HTL-306 merupakan bahan tambahan pakan berbentuk lemak bubuk (lecithinated fat powder) dari Berg+Schmidt. Produk ini mengandung fraksi lemak sawit yang dikombinasikan dengan lesitin kedelai termodifikasi. Kombinasi tersebut menyediakan sumber energi terkonsentrasi sekaligus… selengkapnya
*Harga Hubungi CSPIROSIL® PS-300 – GLASSVEN SILICON DIOXIDE | ANTI-CAKING AGENT | CARRIER Mencegah Penggumpalan, Menjaga Sifat Alir, dan Mendukung Kualitas Campuran Premix PIROSIL® PS-300 merupakan produk berbasis Silicon Dioxide (SiO₂) berbentuk serbuk halus, yang diproduksi oleh GLASSVEN. Produk ini menggunakan teknologi precipitated amorphous silica dengan kemampuan penyerapan yang tinggi. PIROSIL PS-300 berfungsi sebagai bahan anti-penggumpalan (anti-caking… selengkapnya
*Harga Hubungi CSPELLET BINDER – POLYMETHYLOLCARBAMIDE (PMC) Kemasan: 25 kilogram Jenis Produk: Feed Additive – Pellet Binding Agent Bahan Aktif: Polymethylolcarbamide (PMC) Nama Lain: Urea-Formaldehyde Resin Pellet Binder Bentuk: Umumnya serbuk berwarna putih Fungsi Utama: Meningkatkan kekuatan, daya tahan, dan stabilitas fisik pelet pakan ternak. Pellet Binder (Polymethylolcarbamide) merupakan bahan tambahan yang digunakan dalam proses pembuatan pakan… selengkapnya
*Harga Hubungi CSBETAFIN® S4 – DANISCO BETAINE ANHYDROUS MIN. 93% | FEED ADDITIVE Mendukung Ketahanan terhadap Stres Panas, Metabolisme Nutrisi, dan Performa Ternak BETAFIN® S4 merupakan bahan tambahan pakan (feed additive) yang mengandung Betaine Anhydrous minimal 93%, diproduksi untuk Danisco Animal Nutrition. Betaine merupakan senyawa alami yang memiliki dua fungsi utama dalam nutrisi ternak, yaitu sebagai… selengkapnya
*Harga Hubungi CS


Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.